Senin, 09 April 2018

8 PESAN IBU KEPADA ANAK LELAKINYA

1. _*"Hargai istrimu sebagaimana engkau menghargai ibumu, sebab istrimu juga seorang ibu dari anak-anakmu."*_

2. _*"Jika marah boleh tidak memberi uang, boleh tidak berbicara dengan istrimu, tapi jangan bertengkar dengannya (membentaknya, memukulnya)."*_

3. _*"Diam sajalah jika istrimu sedang marah. Ingatlah ketika khalifah Umar bin Khattab dimarahi istrinya. Umar hanya diam saja tanpa membantah. Kamu bisa bayangkan seorang Umar yang kuat dan perkasa, bahkan setan pun takut bertemu dengannya. Umar diam karena dia mengerti betul betapa beratnya menjadi seorang ibu bagi anak-anaknya. Masa depan anak-anaknya sangat bergantung pada istrinya, jika istrimu marah maka diam dan dengarkan sajalah"*_

4. _*"Jantung rumah adalah seorang istri, jika hati istrimu tidak bahagia maka seisi rumah akan tampak seperti neraka (tidak ada canda tawa, manja, perhatian), maka sayangi istrimu agar dia bahagia dan engkau akan merasa seperti di surga."*_

5. _*"Besar atau kecil gajimu, seorang istri tetap ingin diperhatikan, dengan begitu maka istrimu akan selalu menyambutmu pulang dengan kasih sayang."*_

6. _*"2 orang yg tinggal 1 atap (menikah) tidak perlu gengsi, bertingkah, siapa menang siapa kalah, karena keduanya bukan untuk bertanding melainkan teman hidup selamanya."*_

7. _*"Diluar banyak wanita idaman melebihi istrimu. Namun mereka mencintaimu atas dasar apa yang kamu punya sekarang, bukan apa adanya dirimu. Saat kamu menemukan masa sulit, maka wanita tersebut akan meninggalkanmu dan punya pria idaman lain dibelakangmu."*_

8. _*"Banyak istri yang baik, tapi diluar sana banyak pria yang ingin mempunyai istri yang baik dan mereka tidak mendapatkannya.*_

_*Mereka akan menawarkan perlindungan terhadap istrimu, maka jangan biarkan istrimu meninggalkan rumah karena kesedihan, sebab ia akan sulit sekali untuk kembali"*_

Semoga kita menemukan suami/istri yg sholeh/sholehah, yg dibarokahi dan diridhoi Alloh.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

Sabtu, 07 April 2018

TAWAKAL SAJA


*Berserah diri pada Alloh*

Seringkali kita mendengar perkataan menyejukkan dari seseorang saat dalam keadaan terpuruk, terkena musibah atau tengah menghadapi ujian sekolah ataupun ujian kehidupan itu sendiri, dengan istilah “Bertawakal-lah kepada Alloh atas apapun yang terjadi..”

Sepertinya kata-kata itu memang mudah diucapkan, namun bagi yang mengalami kejadian kurang menyenangkan, musibah ataupun peristiwa yang sangat menakutkan dalam kehidupan, untuk menerima sesuatu hal yang menimpa dengan memasrahkan diri hanya kepada Alloh bukanlah perkara mudah.

Yang sering terjadi adalah banyak dari manusia malah berkeluh kesah, menyalahkan keadaan yang menimpa dirinya pada orang lain, bahkan pada Alloh. Kemarahan, kekecewaan, kesedihan yang bertumpuk-tumpuk itulah jika tidak diurai dengan baik akan menjadikan depresi jika manusia menjauh dari PenciptaNya.

Bertawakal, atau berserah diri pada Alloh itu sebenarnya bukan hal yang sulit untuk dilakukan. Jika manusia terus belajar mengasah dan menempa kehidupannya hanya selalu menghamba pada Pemilik Kehidupan, tingkat kepasrahan dengan yang maha memiliki Kehidupan mengalir begitu saja.

Ini berarti apa? Tawakal itu bisa dibentuk oleh seorang hamba, jika ia sudah belajar untuk beribadah dengan lebih baik pada Alloh, belajar untuk ikhlas dan belajar untuk bersabar dalam setiap langkah kehidupan.

Berbaik sangka kepada Alloh dan sekitarnya adalah hal yang paling mendasar untuk seorang muslim. Jika setiap permasalahan ia terbiasa berburuk sangka pada orang lain, terlebih Alloh, maka dalam kehidupannya ia tidak akan pernah tenang.

Dengan berserah diri kepada Alloh, mempunyai filosofi jika manusia itu mewakilkan, seperti kata “tawakal” diambil dari kata wakala yang berarti wakil dan mewakilkan apapun yang terjadi dan mempercayakan semua itu hanya kepada Alloh semata.

“Barang siapa bertawakal kepada Alloh, ketahuilah bahwa Alloh Maha Perkasa, Maha Bijaksana.” (QS al-Anfal [8]: 49).

Dengan cara memasrahkan kejadian yang menimpa baik kejadian positif, menyenangkan ataupun buruk dan memilukan adalah kehendak Alloh semata.

Jangankan kejadian Gempa bumi, gunung meletus, kecelakaan, gagal dalam ujian, bangkrut atau banyak lagi yang lainnya merupakan kehendak Alloh, bahkan hal yang paling kecil sekalipun, semisal daun yang gugur adalah atas pengetahuan Alloh!

“…dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula)….” (al-An’aam: 59).

Berbagai manfaat positif yang bisa dipetik saat seseorang memasrahkan segala sesuatunya hanya pada Alloh, yakni selain hati menjadi tenang, tidak khawatir atas apapun yang menimpa, menghilangkan kecemasan yang berlebihan, keraguan yang membelenggu dan berupaya menjalani kehidupan dalam jalurNya.

Hal lainnya yang cukup membuat lega perasaan saat kita hanya bertawakal hanya pada Alloh adalah menjaga ritme perasaan, saat mendapat rezeki atau kemenangan, manusia tidak akan merasa senang yang membuncah, pun saat mendapat kemalangan atau kesedihan yang mendalam, ia tidak terlalu larut dan segera bangkit dari keperpurukan.

Apapun yang terjadi atas kehendak Alloh, anak, jabatan, harta benda,ketenaran hanya semata-mata milik Alloh. Jika Dia berkendak untuk mengambil, tidak ada yang menghalangi.

Jika Dia berkenan untuk menambah, maka tak ada satupun yang bisa merintangi atau menutupi.

Yakinlah, segala rencana Alloh lebih baik dari segala rencana yang disusun manusia. Jika ada hal yang tidak sesuai dengan perkiraan, hitungan atau diluar kendali sebaiknya pasrahkan dan serahkan pada Alloh.

Hingga akhirnya tujuan hidup kita jelas, dapat mengambil keputusan dengan lebih baik lagi dan jauh dari kata putus asa apalagi depresi.
“Dan aku menyerahkan urusanku kepada Alloh, sesungguhnya Alloh Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.” (Ghafir: 44).

Akhirnya, saat orang berserah diri, maka hati menjadi tenang. Seperti Sabda Rasululloh SAW.

Nabi Shalallaahu ‘Alahi Wasallam bersabda kepada dua orang, “Serahkan urusan kalian berdua kepada Alloh Azza wa jalla, agar kalian merasa tenang.”

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

Selasa, 03 April 2018

Apa yg Kau Katakan / Tuliskan Jadikanlah Baik

Tidak setiap hari kita bisa melihat fenomena menakjubkan seperti ini, yaitu sebuah pohon apel yang nyaris tidak memiliki bahkan sehelai daun, perlahan-lahan berbuah puluhan apel merah yang manis dan ranum. Subhanallah. Indahnya.

Seandainya bisa bicara, pohon-pohon lain pasti iri kepada yang satu ini. Jangankan pohon, kita saja manusia iri dengannya. 

Tidakkah kita juga menginginkan menjadi seseorang yang nyaris tidak pernah berbicara bahkan sepotong kalimat, tetapi begitu ia bicara maka ucapannya penuh dengan ilmu dan hikmah yang manis dan ranum. Subhanallah. Indahnya.

Inilah dia pesan yang disampaikan Rasululloh dalam sabdanya,

"Barangsiapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhir maka hendaknya dia berkata yang baik atau diam.”
(HR. Bukhari - Muslim)

Seorang muslim bukanlah orang yang banyak bicara tetapi pembicaraan yang tidak berguna. Bukan pula yang banyak menulis tetapi tulisan yang tidak bermanfaat. Begitulah nasihat Nabi.

Mari kita temukan penyebabnya, agar kita bisa dapatkan solusinya. Ketahuilah, bahwa kebiasaan kita mulai menulis hal yang sia-sia diawali karena kita banyak membaca hal yang sia-sia pula.

Bukankah air yang akan keluar dari sebuah teko sesuai dengan air apa yang sebelumnya kita masukkan ke dalamnya?

Kenyataannya kita memang cenderung menyukai hal-hal yang tidak berguna. Kemudahan akses kepada media sosial membuat kita kecanduan tanpa disadari. Sebuah dorongan dari dalam diri kita menggerakkan kedua tangan ini untuk mengecek facebook, instagram, whatsapp, dan sebagainya.

Ketika kita melakukannya, tubuh mengeluarkan hormon endorfin. Inilah dia hormon yang menimbulkan sensasi lega dan nyaman. Tetapi hanya sementara saja, karena beberapa menit kemudian dorongan itu muncul lagi. Kitapun mengecek lagi dan mendapatkan rasa puas kembali. 

Begitulah seterusnya hari berganti minggu, bulan berganti tahun, dan jadilah kita kecanduan. Banjir informasi masuk ke dalam otak entah itu baik ataupun tidak. Maka tidak heran jika kemudian kita tidak berhenti sebagai penonton, mulailah kita menjadi pemain.

Sedikit demi sedikit menulis status. Sebentar-sebentar ingin dapat perhatian orang lain. Like dan share menjadi kenikmatan tersendiri bila kita berhasil menciptakannya. Hidup kok gini-gini amat sih.

Saudara dan sahabatku, mari kembali fokus kepada tujuan kita. Bersih-bersih dari pengaruh apapun yang tidak bermanfaat. Mau sampai kapan nasib kita ditentukan media sosial.

Buktikanlah begitu kita selektif hanya membaca informasi yang terpuji, maka kitapun hanya akan menulis sesuatu yang terhormat. 

Tidak ada yang melarang kita berinteraksi di media sosial. Hanya saja seorang muslim itu bijaksana dalam interaksinya. Ia bagaikan pohon apel yang istimewa tersebut. Tidak pernah berdaun, tetapi sekalinya muncul justru hanya buah yang indah.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

Minggu, 01 April 2018

ZUHUD; JANGAN SALAH MENGARTIKAN ZUHUD


Pentingnya Zuhud

_Dari Abu Abbas Sahl bin Sa’ad Assa’idi radhiallahu 'anhu dia berkata : Seseorang mendatangi Rasululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam, maka beliau berkata : Wahai Rasululloh, tunjukkan kepadaku sebuah amalan yang jika aku kerjakan, Alloh dan manusia akan mencintaiku, maka beliau bersabda: Zuhudlah terhadap dunia maka engkau akan dicintai Alloh dan zuhudlah terhadap apa yang ada pada manusia maka engkau akan dicintai manusia."_ (HR. Ibnu Majah)

*Kandungan Hadist diatas*

1. Menuntut kecukupan terhadap dunia adalah perkara wajib, sedang zuhud adalah tidak adanya keter-gantungan dan terpusatnya perhatian terhadapnya.

2. Bersikap qana'ah terhadap rizki yang halal dan ridho terhadapnya serta bersikap ‘iffah (menjaga kehormatan diri) dari perbuatan haram dan hati-hati terhadap syubhat.

3. Jiwa yang merasa cukup dan 'iffah serta berkorban dengan harta dan jiwa di jalan Alloh merupakan hakekat zuhud.

4. Zuhud terbagi menjadi tiga tingkatan:

🌷Meninggalkan yang haram, yang merupakan zuhudnya orang-orang ‘awwam, dan ini adalah fardhu ‘ain.

🌷Meninggalkan kelebihan-kelebihan dari yang halal, dan ini zuhudnya orang-orang yang khusus.

🌷Meninggalkan apa-apa yang dapat menyibukkannya dari (mengingat) Alloh, dan ini adalah zuhudnya orang-orang yang mendalam pengetahuannya tentang Alloh.

5. Sesungguhnya tama' (rakus) terhadap dunia dan terikat dengannya adalah sebab yang akan mendatangkan kebencian Alloh terhadap hamba sedangkan tama' terhadap apa-apa yang dimiliki manusia dan menanti-nantikannya (berharap agar diberi oleh manusia) adalah sebab yang akan mendatangkan kebencian manusia kepadanya. Maka zuhud terhadap apa-apa yang dimiliki oleh manusia adalah sebab terbesar yang akan mendatangkan kecintaan manusia kepadanya.

6. Dengan zuhud niscaya manusia mendapatkan ketenangan hidup di dunia dan di akhirat.

*Firman Alloh dalam Al-Qur'an :*
1. Kemewahan dunia merupakan permainan dan hiburan;
_"Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurauan, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian (tanaman) itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Alloh serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu."_ (QS. Al-Hadid 57: 20)

2. Akhirat adakah kehidupan yang sebenar-benarnya;
_"Dan (ingatlah bahwa) kehidupan dunia ini (meliputi segala kesenangan dan kemewahannya, jika dinilaikan dengan kehidupan akhirat) tidak lain hanyalah ibarat hiburan dan permainan; dan sesungguhnya negeri akhirat itu ialah kehidupan yang sebenar-benarnya; kalaulah mereka mengetahui (hakikat ini tentulah mereka tidak akan melupakan hari akhirat)."_ [QS. Al-Ankabut : 64]

3. Syetan memperdaya manusia lewat duniawi;
_"Wahai manusia! Sungguh, janji Alloh itu benar, maka janganlah kehidupan dunia memerdayakan kamu dan janganlah (setan) yang pandai menipu, memerdayakan kamu tentang Alloh."_ (QS. Fatir 35: 5)

Semoga Alloh menjadikan kita orang-orang yang zuhud terhadap dunia dan zuhud terhadap apa-apa yang dimiliki manusia.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin


Jumat, 30 Maret 2018

Keutamaan Istiqomah


Dalam kehidupan ini,  kita mesti istiqomah beribadah dan menjalaninya.
Perintah wajib jelas, diluar wajib banyak hal yg bisa dilakukan. Jika belum semua dilakukan, jangan tinggalkan semua, hrs ada amalan yg istiqomah dijalankan.
_Dari Abu Amr, -ada juga yang mengatakan- : Abu ‘Amrah, Sufyan bin Abdillah Ats-Tsaqofi radhiallahuanhu dia berkata, saya berkata : Wahai Rasululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam, katakan kepada saya tentang Islam sebuah perkataan yang tidak saya tanyakan kepada seorangpun selainmu. Beliau SAW. bersabda: "Katakanlah saya beriman kepada Alloh, kemudian berpegang teguhlah..!"_ (Riwayat Muslim)
*Pelajaran yang dapat diambil:*
1. Iman kepada Alloh Ta’ala harus mendahului ketaatan, artinya bahwa suatu ketaatan (ibadah) harus didasari dengan keimanan yang mantab pada pokok-pokok keimanan yang enam.
2. Amal shaleh (amal ibadah) dapat menjaga keimanan seseorang.
3. Iman dan amal shaleh keduanya harus dilaksanakan secara bersama-sama.
4. Istiqomah merupakan derajat yang tinggi di sisi Alloh SWT.
5. Keinginan yang kuat dari para shahabat dalam menjaga agamanya dan merawat keimanannya.
6. Perintah untuk istiqomah dalam tauhid dan ikhlas dalam beribadah hanya kepada Alloh semata hingga akhir hayat.
*Al-Qur'an yang terkait dengan istiqomah:*
1. Bertanya untuk mendapatkan kebaikan;
_"Mereka bertanya kepadamu (Wahai Muhammad) mengenai arak dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya ada dosa besar dan ada pula beberapa manfaat bagi manusia tetapi dosa keduanya lebih besar daripada manfaatnya dan mereka bertanya pula kepadamu: Apakah yang mereka akan belanjakan (dermakan)? Katakanlah: "Dermakanlah - apa-apa) yang berlebih dari keperluan (kamu). Demikianlah Alloh menerangkan kepada kamu ayat-ayatNya (keterangan-keterangan hukumNya) supaya kamu berfikir."_
[QS. Al-Baqarah : 219]
2. Iman dan amal shaleh harus seiring sejalan;
_(1) "Demi masa." (2) "Sungguh, manusia berada dalam kerugian," (3) "kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran."_
(QS. Al-'Asr 103: 1 - 3)
3. Iman dan istiqomah;
_"Sesungguhnya orang-orang yang berkata, Tuhan kami adalah Alloh kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu."_
(QS. Fussilat 41: 30)
Semoga barokah dan bermanfaat....
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin
❤

SADARI SEMUA HANYA SEMENTARA


Hanya Sementara
Bahagia... Sementara.
Berduka... Sementara.
Sehat... Sementara.
Sakit... Sementara.
Menang... Sementara.
Kalah... Sementara.
Cantik... Sementara.
Tampan... Sementara.
SEMUA... Sementara. 
Kala kesulitan dan banyak masalah hidup di dunia ini, janganlah berputus asa!
Bersabarlah atas semua musibah, ujian dan cobaan yang menghampiri!
Sesungguhnya Alloh SWT adalah tempat bergantung.
Maka yakinkanlah hati hanya pada-Nya!
_Ya Alloh, Rahmat-Mu aku_ harapkan..._
_Janganlah Engkau serahkan segala urusanku kepada diriku sendiri walau sekejap mata, perbaikilah segala urusanku, tiada illah yang berhak disembah selain Engkau._
(HR. Abu Dawud)
Kaya... Sementara.
Miskin... Sementara.
Tertawa... Sementara.
Menangis... Sementara.
Pandai... Sementara.
Pangkat... Sementara.
Hidup... Sementara.
DUNIA... Sementara.
AKHIRAT... Selama-lamanya.
*Semua* akan kembali kepada Alloh.
_Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan._
(QS. 3: 185)
Ya Rahman...
Janganlah Engkau jadikan dunia ini sebagai pusat perhatian bagi kami...
Ya Alloh
Jadikan kami menjadi insan kamil yg sholeh/sholehah, semakin hari semakin lebih baik dan bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

MEMAAFKAN: MATINYA HATI ITU LEBIH MEMBAHAYAKAN


Indahnya memaafkan kesalahan orang lain
“Jika hari kiamat tiba , terdengarlah suara panggilan, “Manakah orang-orang yang dahulu (di dunia) memaafkan kesalahan sesama manusia?. Datanglah kalian kepada Tuhan-mu dan terimalah pahala-pahalamu .Dan menjadi hak setiap muslim jika ia memaafkan kesalahan orang lain untuk masuk surga.” (HR. Adh Dhahak dari Ibnu Abbas).
Saudara dan sahabatku,
Siapa di antara kita yang tak pernah mengukir kesalahan dalam hidup. Siapa dari kita yang tak luput dari kekhilafan? Siapa di antara kita yang tak pernah terjerumus ke dalam dosa dan maksiat. Baik itu yang terkait dengan kekhilafan, kesalahan dan dosa kita kepada yang di Atas ataupun dosa dan kekhilafan yang kita perbuat terhadap sesama makhluk yang singgah di permukaan bumi-Nya beberapa saat sebelum ajal menjemput kita.
Selain para nabi dan rasul yang ma’shum, tentu jawabannya tidak ada. Siapapun kita. Pejabat ataupun rakyat. Pemimpin maupun anggota masyarakat. Ustadz maupun santri. Guru maupun murid. Tuan tanah, sopir maupun pembantunya. Manager perusahaan maupun karyawannya. Suami, istri maupun anak-anak. Pengasuh pesantren maupun santri-santrinya. Dan seterusnya.
Selama kita berlabel ‘manusia’, maka kita tak akan luput dari salah dan khilaf. Yang disengaja maupun tidak. Yang besar maupun yang kecil. Karena manusia disebut dengan nama manusia karena ‘linisyanihi’ lantaran kealpaannya.
Namun hal itu bukan menjadi tameng dan alasan bagi kita untuk selalu mengulangi kesalahan dan membiarkan dosa terus kita lakukan tanpa putus. Tanpa ada koreksi diri dan muhasabah. Tanpa ada kata istighfar dan mengakui kekurangan dan kelemahan diri.
Saudara dan sahabatku,
Jika kita memiliki iman walaupun seberat biji sawi dalam kalbu kita. Mempunyai pelita di dalam jiwa sepudar apapun. Maka jiwa kita akan tersengat saat dosa dan kesalahan kembali diperbuat oleh anggota tubuh kita. Hati akan merintih akibat kekhilafan yang kembali terukir dalam hidup.
Namun, orang yang telah mati benih iman di dalam kalbunya, maka dosa dan maksiat sebesar apapun tak akan dapat membangunkan dirinya dari kelalaian. Bahkan tidur tetap pulas. Senyuman tetap merekah. Langkah tetap ringan untuk diayunkan. Hal itu senada dengan ungkapan sya’ir, “Senjata tajam tak akan dapat melukai jasad yang telah mati.”
Oleh karena itu kematian hati lebih berbahaya daripada kematian jasad. Redupnya cahaya bathin lebih menggelapkan hari-hari kita kita daripada padamnya cahaya lampu di kamar dan ruangan tempat tinggal kita.
Saudara dan sahabatku,
Dosa dan maksiat adalah belenggu. Artinya kita seakan-akan terpenjara karenanya. Jiwa kita terkekang dan hati seperti menanggung beban yang sangat berat. Tangan seolah-olah terikat, tak memiliki kekuatan dan kebebasan untuk bergerak dan beraktifitas secara normal.
Dosa dan maksiat adalah kegelapan. Yang akan menghitamkan hari-hari kita dan menggelapkan langkah kaki kita menuju keridhaan Alloh swt. Ia menciptakan awan mendung di langit-langit hati kita.
Dosa dan maksiat adalah perampok. Yang akan mengambil dengan paksa pundi-pundi amal shalih yang telah kita himpun dan kumpulkan dengan susah payah.
Saudara dan sahabatku,
Dosa dan kesalahan yang kita perbuat untuk yang di Atas, karena kekurangan kita dalam mentaati rambu-rambu-Nya. Atau karena pelanggaran yang kita lakukan terhadap apa yang dilarang dan diharamkan-Nya. Mungkin cukup kita melantunkan kata istighfar dan bertaubat kepada-Nya.
Tapi kesalahan dan dosa terhadap sesama. Karena merampas hak-haknya. Atau menodai kehormatan dan kemuliaannya. Melukai hati dan menggoreskan luka di kalbunya. Menipu dan melakukan kebohongan terhadapnya. Mengusik ketenangan dan mengganggu kedamaiannya. Bermasalah dalam berinteraksi harta dengannya. Dan yang senada dengan itu.
Untuk dosa dan kesalahan model kedua ini, tidak cukup hanya dengan beristighfar dan bertaubat kepada-Nya. Tapi juga, meminta maaf dan meraih keridhaan orang yang telah kita lukai dan gelapkan hari-harinya.
Saudara dan sahabatku,
Adakah satu kebahagiaan yang melebihi kebahagiaan kita saat mendapatkan kemaafan dan ampunan dari orang yang pernah kita berbuat dosa dan kesalahan terhadapnya? Orang yang pernah kita lukai perasaan dan hatinya? Mungkin tidak ada. Dan tak akan ada. Sebab ini terkait pula dengan masa depan kita di sana. Di akherat sana.
Arak-arakan awan serasa sirna dari langit hati kita. Beban yang sangat berat yang berada di pundak kita seperti terangkat dan tubuh pun teramat ringan untuk melangkah, melanjutkan perjalanan. Perjalanan menuju ridha-Nya.
Kita tak mampu membendung air mata untuk menetes, pertanda kebahagiaan menggenangi ruang hati kita. Membuka kejernihan alam berpikir kita. Hari-hari kita seolah berpelangi. Cerah, hangat dan berseri seperti sapaan mentari pagi.
Saudara dan sahabatku,
Oleh karena itu, memaafkan kesalahan dan kekhilafan orang lain merupakan akhlak yang sangat terpuji. Hiasan indah para salafus shalih. Ia memantulkan keistimewaan yang tiada tara. Ada beberapa buah faedah dari memaafkan kesalahan orang lain. Di antaranya:
Memaafkan kesalahan orang lain merupakan tanda ketakwaan seseorang. Artinya semakin sering kita merealisasikannya dalam kehidupan kita, maka simat ketakwaan kita semakin tampak. Terlebih alasan kita memaafkan orang lain, bukan karena kita lemah tak berdaya. Tak mampu balas dendam. Tapi karena kelapangan dan ketulusan hati kita. Alloh menyebut perihal sifat sosok muttaqin dalam firman-Nya, “Dan orang-orang yang memaafkan kesalahan orang lain.” (Ali Imran: 134)
Memaafkan kesalahan orang, merupakan syarat bagi orang yang ingin mendatangi telaga Rasululloh saw di surga. “Barangsiapa yang didatangi saudaranya yang hendak meminta maaf, hendaklah ia memaafkannya. Apakah ia berada di pihak yang benar ataukah yang salah. Apabila ia enggan melakukan hal tersebut (memaafkan), niscaya ia tidak akan mendatangi telagaku di akhirat.” (H.R; Hakim).
Mendapat kemaafan Alloh di hari yang sulit (hari kiamat). “Barangsiapa memaafkan orang lain padahal ia mampu membalasnya, maka Alloh memberinya maaf pada hari yang sulit.” (H.R; Thabrani).
Memaafkan kesalahan orang lain mendapat garansi surga. Jika kita ingin masuk surga, milikilah kunci ini. “Jika hari kiamat tiba, terdengarlah suara panggilan, “Manakah orang-orang yang dahulu (di dunia) memaafkan kesalahan sesama manusia?. Datanglah kalian kepada Tuhan-mu dan terimalah pahala-pahalamu .Dan menjadi hak setiap muslim jika ia memaafkan kesalahan orang lain untuk masuk surga.” (HR. Adh Dhahak dari Ibnu Abbas).
Memaafkan kesalahan orang merupakan simbol kesatria. Fudhail bin Iyadh pernah bertutur, “Jiwa kesatria ialah memaafkan kesalahan-kesalahan saudaranya.”
Memaafkan kesalahan orang lain merupakan akhlak para nabi dan rasul. Artinya kita akan semakin dekat dengan akhlak mereka, jika kita mampu mengikuti kebiasaan mereka.
Memaafkan kesalahan orang lain, akan membuahkan cinta Alloh dan para makhluk-Nya di bumi.
Memaafkan kesalahan orang lain, akan mengalirkan do’a-do’a tulus dari manusia. Dan seterusnya.
Saudara dan sahabatku,
Jika ada orang yang datang kepada kita meminta maaf atas segala khilaf yang pernah dia ukir dalam hidup, maafkanlah kesalahannya. Walaupun mungkin sangat berat kita lakukan. Memerlukan usaha dan perjuangan yang tidak ringan. Bukan pekerjaan yang mudah.
Alloh swt berfirman, “Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin Alloh mengampunimu?.”
(Q.S; An Nuur: 220).
Dan juga Nabi saw pernah memberi warning kepada kita dengan sabdanya, “Barangsiapa yang tidak mau memberi maaf kepada orang, maka ia tidak akan diberi ampun.“ (H.R; Ahmad).
Saudara dan sahabatku,
Mari kita merendah hati untuk selalu meminta maaf kepada orang lain atas segala khilaf dan salah yang pernah kita perbuat terhadapnya. Karena hal ini melambangkan ketulusan hati kita dan kesadaran atas kelemahan dan kekurangan diri kita.
Dan tentu kita membuka hati untuk memaafkan kesalahan dan kekhilafan orang lain. Baik ia meminta kepada kita atau tidak. Karena hal ini mengindikasikan keluhuran dan kelapangan dada kita.
Dan kita selalu memohon hidayah-Nya, agar kita senantiasa memiliki jiwa yang lapang dan mudah memaafkan kesalahan orang lain. Wallahu a’lam bishawab.
Semoga barokah dan bermanfaat....
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

Kamis, 29 Maret 2018

CARA SEHAT ALA RASULULLAH SAW

"Sembuhkan sakit hatimu, maka akan sembuh seluruh tubuhmu"

Ada orang yang punya sakit hati yang benar-benar kronis...
Benci banget ?
Dendam banget ?
Nggak suka banget ?
Sedih Banget ?
Kecewa banget ?

Semua itu dianggap serius, sampai sakitnya berdampak pada tubuh.
Begitu muncul dalam bentuk penyakit kanker, diabetes, sakit jantung, baru diatasi.

Dan yang diatasi pun hanya dipermukaannya saja.

Diatasi dengan operasi, obat Herbal bertahun-tahun bahkan seumur hidup, kemo, radiasi. Semua yang membuat sel-sel tubuh luluh lantak.

Tapi akar masalahnya, tidak diatasi.

Akar masalahnya adalah, hati yang sakit dan semakin rusak.
Kemudian merusak seluruh jaringan tubuh.

Darah tetap dibiarkan asam.
Kondisi tubuh asam.
Pikiran tetap stress, jiwa tak tenang.
Dendam masih banyak.
Kecewa masih berlanjut.
Perasaan masih tidak enak.
Benci masih kuat.

_SECARA TIDAK LANGSUNG, KITA MEMBUNUH DIRI SENDIRI_

Serius?

Ingat Rasulullah Shallallahu 'alayhi wassalam, pernah berkata :

*"Ada segumpal daging yang jika ia baik, maka seluruh tubuh akan baik. Dan kalau ia rusak maka seluruh tubuh akan rusak."*

Itulah *"H A T I"*

Seharusnya ia selalu ada dalam kondisi indah dan baik.
Selalu ikhlas, menerima ketentuan ALLAH, bersyukur, tulus berbagi dan bahagia bersama...

Seperti anak yang selalu bahagia dan tertawa.
Seperti itulah kondisi hati kita seharusnya.

Pada saat kita sudah tak lagi seperti itu, itulah saat penyakit muncul. Dan deteksi dini harus dilakukan.

Akar permasalahan harus diatasi.
Hati perlu terus dicuci dan di bersihkan.

_*Tanda hati bersih dan suci adalah :*_

-. Selalu bahagia atas kebahagiaan orang lain..
-. Selalu semangat berbagi tanpa pamrih..
-. Selalu Ridha dengan segala ketentuan yang ALLAH berikan untuk kita.

_Termasuk saat kita dimusuhin ?_ _Dibenci ?_

Gak apa-apa...Berarti Dosa kita, jadi ada yang tanggung

_Di dzalimi?_

Wah,ini dia saatnya doa-doa kita tak ada batasnya dengan Sang Pemberi, Pengasih Penyayang.
ALLAH Arrahmaan Arrahiim...

Hati akan selalu bahagia atas kebahagiaan orang lain, gembira, apapun yang terjadi, siapapun itu.

Termasuk bahagia bagi mereka yang konon kata orang merugikan kita, tapi kita tidak perlu merasa rugi.
Karena semua ada hikmahnya.

*PASTIKAN ITU*

Kalau hati terasa tidak baik, dengan tanda2 :
ada rasa sedih, kecewa, benci, dendam, segera action...

_Ada beberapa hal yang bisa dilakukan :_

*1. IKHLAS*

Tarik nafas, buang nafas.
Setiap nafas adalah nafas baru, harapan baru.

Jangan pusing dengan yang lalu dan jangan khawatir dengan yang belum terjadi.

*2. TERIMA DAN HARGAI*

ALLAH Maha Besar dan Maha Tahu, ALLAH tahu yang terbaik buat kita, semua pasti baik dan bermanfaat.

*3. BERSYUKUR DIBALIK BENCANA JADI KARUNIA*

Bertanyalah: “Kenapa ya kira-kira ALLAH – Yang Maha Kasih dan sangat mengasihiku, memberikan sesuatu yang tidak kusukai dan tidak sesuai dengan harapanku ini?

Kira-kira apa kebaikan di baliknya?

Ada pelajaran.
Rubah Mindset-nya husnudzon, berbaik sangkalah sama ALLAH.

*4. BERBAGI TANPA PAMRIH*

Apapun hikmah yang ada, pasti bisa dibagi.

Pasti ada pengalaman baru, kesadaran baru, yang bisa diberikan pada yang lain.

Bagilah senyum pada semua.
maafkan semua orang.

Do'akan semua orang yang pernah singgah di hati kita.

Apa do'a yang harus di panjatkan untuk diri sendiri dan orang yang terkait?

Apa kira-kira yang kita bisa lakukan dengan lebih baik lagi, untuk hanya mengharap Ridha ALLAH semata.

*5.  BAHAGIA SAAT ORANG LAIN BAHAGIA*

Termasuk orang yang awalnya tidak Kita sukai....
Kita benci....
Kita anggap merugikan.
Kita anggap mengecewakan.

Apalagi terhadap orang2 yang berjasa kepada kita..
Muliakan mereka sebagai wujud rasa syukur kepada ALLAH.
Kita jadi tegar seperti sekarang.
Ada jasa terbaik mereka di hati kita.

Muliakan saudara kita yang pernah menolong kita, meskipun si penolong membuat kecewa dan kecewa.
Maafkan kekecewaaannya.
mulyakan jasanya..
ALLAH-lah yang akan membalas segala keikhlasan..

Ketika penyakit hati pelan-pelan sembuh.
Maka begitu juga penyakit tubuh akan hilang dan sembuh.

Ayo berusaha selalu jaga kesehatan hati mulai detik ini.

Semoga tidak ada lagi rasa benci atau kecewa di hati kita.

Awali hari dengan Bismillah dan akhiri hari dengan Alhamdulillah.

Semoga ALLAH Ridha dengan niat kita untuk selalu *MEMBERSIHKAN HATI*.Aamiin YRA.

Semoga Bermanfaat.

Barakallahu fiik

Kamis, 08 Februari 2018

Cara Menghadapi Orang yang Sombong


Menghadapi orang sombong

Sombong adalah sifat yang paling dibenci masyarakat. 
Cara menghadapi orang sombong antara yang satu dengan satunya sedikit berbeda tergantung dari kadar kesombongannya. Biasanya orang yang mendengarkan orang lain sedang memamerkan yang dimiliki akan menjadi iri, cemburu, bete, kesal, dan lainnya.

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Alloh tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman:18)

Penasaran dengan cara menghadapi orang licik dan sombong?

Cara menghadapi orang sombong jangan sampai kita berkata kata buruk sampai menjelek jelekkannya, memang perbuatannya salah tapi jika kita ikut mengeluarkan kata kata yang buruk berarti sama aja antara dia & diri kita. 
Ini 5 jurus ampuh cara menghadapi orang licik dan sombong,

1. Beri Dia Senyum Manis

Siapa sih yang gak suka kalau diberi senyuman?? Yaa memang memberi senyum bisa jadi cara menghadapi orang sombong menurut Islam. Senyum adalah sedekah yang paling mudah. Setiap orang bisa senyum dengan sempurna, dari senyum pun orang yang marah bisa jadi tenang.

Ketika ada yang menyombongkan dirinya beri saja dia senyum, senyum yang ikhlas. Ketika dia panjang lebar berbicara dan kita hanya senyum saja maka dia akan merasa malu dan bingung dengan sikap kita.

Orang yang sombong terkadang niatnya membuat kita kesal, tapi kalau kita senyum dia akan merasa kalah. Saudara dan sahabatku, ternyata sombong adalah sifat tercela dan akan terancam dengan siksa neraja yg menyedihkan.

2. Cuek Dengan Perkataannya

Cuek bisa jadi jurus ampuh cara menghadapi orang sombong. Seperti tidak ada yang kita dengar dan menganggap kehadirannya adalah tidak ada. Sepertinya sederhana tapi ini akan sangat mengena bagi si orang sombong. Bukan niat hati menyakitinya tapi agar dia sadar bahwa yang dia omongkan itu kesombongan.

Anggap saja yang dibicarakan itu seperti angin lalu, bisa juga ditambah dengan meminimalisir pertemuan dengan orang tersebut. Menghadapi orang sombong memang sulit tapi mudah pula jika telaten menghadapinya. Kuncinya adalah sabar.

“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kalian dan kuatkanlah kesabaran kalian dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negeri kalian) dan bertakwalah kepada Alloh, supaya kalian beruntung.” 
(Ali Imran: 200)

3. Beri Dia Pujian yang Tinggi

Orang yang sombong berharap mendapat pengkauan dari lingkungannya, jadi berikan dia pujian yang tinggi sehingga dia akan puas dengan kesombongannya. Ketika dipuji orang yang sombong merasa dirinya dihargai dan diakui keberadaannya.

Tinggikan harga dirinya hingga dia nanti merasa tenang dan berubah menjadi rendah hati karena pujian yang diberikan. Pujian ini bisa jadi yang diharapkan oleh orang yg sombong, ketika yang diinginkan sudah tercapai maka dia akan berhenti untuk berbicara.

4. Santai dan Tidak Terbawa Emosi

Memang terkadang ketika menghadapi orang yang sombong diri ikut ikutan emosi dan tidak mampu mengendalikan diri. Cobalah untuk santai dan mendengar yang dia bicarakan, walaupun sudah tau kalau yang dibicarakan adalah kesombongannya.

Sabar mendengarkan dia berbicara, tapi misal sekiranya emosi sudah tidak tertahan lagi tinggalkan saja dia dengan alasan mau pergi ke suatu tempat. Karena dari pada kita menanggapi pembicaraannya dan salah berbicara bisa jadi kita yang terjerumus dalam dosa.

Menjaga emosi dan memaafkan orang yg sombong adalah sikap yang bijak saat menghadapi pembicaraan tentang kesombongannya.

5. Jangan Tersinggung dengan Perkataannya

Cara menghadapi orang licik dan sombong yang selanjutnya yaitu dengan menguatkan hati dan tidak menganggap apa apa dengan yang dia bicarakan. Omongan dia bukan menjadi masalah diri kita, jangan biarkan omongan yang dia bicarakan merusak mood dan hari menjadi terlihat gelap.

Jangan sampai marah karena dengan marah ketika menghadapi orang yang sombong hanya akan membuat diri menjadi buruk, jadi kelola emosi agar tetap stabil. Orang yang sombong akan lelah dengan kesombongannya kalau kita bersikap sabar, yaa karena tujuan dia sombong adalah membuat diri kita tersinggung dan sakit.

Semoga kita tdk menjadi org yg sombong

Hari jum'at hadir kembali mari membaca srt al kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat dan sodaqoh.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

Senin, 30 Januari 2017

ORANG CERDAS YANG HAKIKI - Abdullah ibn Mubarak

Abdullah ibn Mubarak rahimahullah (Ulama besar zaman Tabiut Tabi'in) mengatakan,
"Orang yang cerdas tidak akan merasa aman dari 4 hal:

- pertama, terkait dosa yang pernah dilakukan, dia tidak tahu apakah yang akan Alloh perbuat atasnya.

- kedua, umur yang tersisa, dia tidak tahu mengenai hal (apa) yang akan membuatnya celaka.

- ketiga, keutamaan yang Alloh berikan kepada seorang hamba, dia tidak tahu bahwa sebenarya itu adalah sebuah tipuan dan istidraj (kenikmatan yang disegerakan di dunia dan di akhirat ia mendapat siksa)

- keempat, kesesatan yang tampak sebagai petunjuk termasuk ketergelinciran hati sehingga agama seseorang menjadi rusak tanpa sadar."

(Kitaabuj jihad karya Ibnu Mubarak)

Semoga menjadi lebih baik & bermanfaat.

Robbana Taqobbal Minna.
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

Senin, 19 Desember 2016

Pesan Hikmah Para Masyayikh Pondok Pesantren Lirboyo


Inilah Dawuh Hikmah para Masyayikh Pondok Pesantren Lirboyo

* Yang penting NGAJI !!! Walaupun anaknya seorang tukang ngarit tapi mau ngaji, ya akan pinter. Anaknya orang alim tapi tidak mau ngaji, ya tidak akan pinter. YANG PENTING NGAJI SING TENANAN. - K.H Abdul Karim
* Doakan aku supaya jangan dulu meninggal sebelum bisa puasa selama 9 tahun seperti Mbah Khalil. Dan doakan aku juga supaya diakui santrinya Mbah Khalil. - K.H Abdul Karim
* Yang dinamakan santri yang manfaat ilmunya adalah santri yang ilmunya bisa menuntun mereka meraih ridho Allah. Masalah keadaan tiap-tiap santri di rumahnya kelak, terserah gusti Allah. - K.H Marzuqi Dahlan
* Jangan sekali-kali kalian menyakiti hati orang tua. terlebih-lebih ibu. Karena menyebabkan ilmunya tidak bermanfaat. - KH. Marzuqi Dahlan
* Jika ingin tujuanmu tercapai, jangan makan nasi alias ngerowot. - K.H Marzuqi Dahlan
* Banyak dan sedikitnya ilmu itu sebuah amanat jadi harus disebarkan. - K.H Marzuqi Dahlan
* Ingat kalau kamu jadi pemimpin, tolong hindari 2 masalah. Pertama, jangan sampai mata duitan. Kedua, jangan tergoda perempuan. Kalau bisa bertahan dari dua hal ini insyaallah selamat. - K.H Mahrus Ali
* Ngajarlah ngaji !!! Kalau nanti kamu tidak bisa makan, kethoken kupingku. - K.H Mahrus Ali
* Nabi Sulaiman itu sukses dalam 90 th dan Nabi Nuh sukses dalam waktu 900 th. Tetapi di dalam Al Quran yg disebut ulul 'azmi adalah Nabi Nuh. Ini menunjukkan perjuangan dilihat dari kesulitan, bukan dari jumlah murid. - K.H Mahrus Ali
* Saya dulu waktu di pondok tidak pernah membayangkan akan jadi kyai, tidak pernah membayangkan akan menjadi orang kaya. Akhirnya menjadi orang mulia seperti ini saya takut. Jangan-jangan bagian saya ini saja, diakhirat tidak dapat bagian apa-apa. - K.H Mahrus Ali
* Kalau ingin hidup mulia hormati orangtua, khususnya ibu. - K.H Mahrus Ali
* Orang yang mempunyai ilmu sambil di riyadlohi dengan yang tidak di riyadlohi itu hasilnya beda. Riyadloh yang paling utama adalah istiqamah. - K.H Mahrus Ali
* Orang ingin sukses itu kuncinya menghormati istri. - K.H Mahrus Ali
* Barang siapa yang tidak mati karena pedang, maka ia akan mati dengan sebab musabab lain. Sebab musabab kematian itu banyak, namun mati cuma sekali. - K.H Maksum Jauhari
*Banyak orang yang ilmunya sedang-sedang saja Tapi betapa hebat manfaat & barokahnya karena ditunjangi oleh sifat tawadhu’ dan banyak khidmah tholabul ‘ilmi. - KH. Makshum Jauhari
* Menghormati guru harus menghormati apa yang dimiliki guru. - K.H Maksum Jauhari
* Empat perkara untuk menjadi hamba Allah yang haqiqi adalah adab, ilmu, sidqu, dan amanah. - K.H Imam Yahya Mahrus
* Santri kok pacaran berarti santri gadungan. Pernikahan yang berangkat dari pacaran biasanya tidak bahagia, karena saat pacaran yang di perhatikan hanya kebaikannya saja. Dan yang jelas menurut Islam pacaran itu dilarang. - K.H Ahmad Idris Marzuqi
* Walaupun dirumah sudah menjadi tokoh masyarakat, bahkan menjadi wali. Kalau belum mengajar, masih kurang disenangi oleh mbah Abdul Karim. -KH. Ahmad Idris Marzuqi
* Orang yang ahli baca shalawat dzuriah dan anaknya akan gampang menjadi orang alim. Shaleh akhlaq dan tingkah lakunya. Kecerdasannya itu lain - K.H Ahmad Idris Marzuqi

* Ketika belajar di lirboyo jangan pernah putus asa apapun yang terjadi. - K.H Ahmad Idris Marzuqi
* Santri kalau pulang harus bisa menjadi seperti paku yang bisa menyatukan berbagai lapisan masyarakat, MESKIPUN DIRINYA TAK TERLIHAT. - K.H Abdul Aziz Manshur
* Lisan hanya wasilah, dakwah sebenarnya (dengan) hati. -KH. Abdul Aziz Manshur
* Jangan dikira umat islam benci dengan orang budha, tapi maksudnya.yang dibenci adalah agamanya. - KH. Abdul Aziz Manshur
* Berbuatah kebaikan sesuai dengan keahlianmu. - KH. Abdul Aziz Manshur
* Kekuatan manusia terbatas. kewajiban kita, ikhlas dan berdoa. jangan cuma, "Saya harus bisa begini" - KH. Abdul Aziz Manshur
* Puncak dari segala kenikmatan adalah meninggal dalam keadaan menetapi iman dan Islam. - KH. Abdul Aziz Manshur
* Birrul walidain itu caranya bukan berarti orangtua kok di gendong ke sana ke sini. Tapi yang terpenting jangan menyakiti hati orangtua. - K.H Anwar Manshur
* Hidup didunia ini kok terkena cobaan, jangan heran. itu sudah menjadi ketentuannya. - KH. Anwar Manshur
* Amalkanlah ilmu yang kalian peroleh sambil tetap mencari ilmu.Karna mencari ilmu itu tetap diwajibkan sampai akhir hayat. - KH. Anwar Manshur
* Kita hrs benar-bemar ikhlas dalam berjuang. Jangan sampai mengharapkan pamrih dari segala sesuatu yang kita sumbangkan kepada msyarakat & bangsa. - KH. Anwar Manshur
* Harganya seseorang adalah ilmu dan pengamalannya. - K.H Anwar Manshur
* Sebaik-baiknya orang itu, orang di ajak maling, malingnya malah sadar. Sejelek-jeleknya orang, orang di ajak maling malah ikut jadi maling. Jangan mudah terbawa zaman, sekarang sudah tidak karuan. Jangan ikut-ikutan tidak karuan. - K.H Anwar Manshur
* Orang sukses dan alim tentu ada hubungan dengan orangtua dan kakeknya. - K.H Abdullah Kafabihi Mahrus
* Perjuangan membutuhkan pengorbanan. kejayaan membutuhkan perjuangan. - KH. Abdullah Kafabihi Mahrus
* Syaithon mengoda dengan cara apapun. Kadang dengan pemikiran. Ini yang berbahaya, maka tafakkur harus didasari ilmu. - KH. Abdullah Kafabihi Mahrus
* Yang bertanggung jawab terhadap NU adalah santri, karena NU lahir dari kalangan pesantren. - K.H Abdullah Kafabihi Mahrus
* Yang serius belajarnya !!! Mumpung masih muda. Kalau sudah tua pasti nambah repot, karena tidak ada orang tua yang tidak repot. - K.H Habibullah Zaini
* Jangan takut ketika tidak bisa bekerja, tapi takutlah ketika hanya bisa bekerja. Pendidikan di lirboyo bukan untuk bekerja, tapi untuk dakwah. - K.H Ma'ruf Zainuddin
* Harus punya tanggung jawab, kewajiban orang yang mencari ilmu harus belajar. Kewajiban orang yang mempunyai ilmu harus mengajar. - KH. Ma'ruf Zainuddin
* Ilmu itu amanah, harus dipegang teguh dan disampaikan kepada yang berhak. - KH. Rofi'i Ya'kub.

Kamis, 04 Agustus 2016

Kumpulan Nasehat as Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani



Kumpulan Nasehat as Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki, yang dirangkum dari berbagai sumber..

1.Senjata / Bekal Seorang Santri Adalah Buku dan Bolpen [Pena]

2.Tasbih Tidak Pernah Lepas Dari Saku Baju Atau Tasku

3.Orang Yang Melakukan Bid'ah Dikhawatirkan Mati Dalam Keadaan Su'ul Khotimah [Tidak Terpuji]

4.Seharusnya Seorang Santri Mempunyai Bacaan Wirid Untuk Menjaga Dirinya DariKesesatan

5.Sedikit Tapi Mantap Itu Lebih Baik Daripada Banyak Tapi Ngawur

6.Sseorang Yang Memiliki Cakrawala Keilmuan Yang Luas, Ia Tidak Akan Protes Terhadap Orang Lain

7.Ilmu Tidak Akan Berkumpul Dengan Sifat Sombong Di Dalam Satu Dada

8.Barang Siapa Yang Merasa Sudah Sampai, Berarti Ia Telah Merusak Permulaannya

9.Bersungguh-sungguhlah Dalam Berkhidmah Kepada Pemuka Agama

10.Sebaik-baiknya Perbuatan Adalah Memenuhi Kebutuhan Orang Lain

11.Tidak Layak Seorang Yang Berakal Bertanya "Mengapa Kalian Memperingati Maulid?", Karena Seolah-olah Ia Bertanya, "Mengapa Kalian Bergembira dengan Adanya Nabi?"

12.Kebanyakan Urusanku Telah Terprogramdan Terencana Dengan Rapi, Tetapi Aku Tidak Mau Diatur Oleh Program Itu

13.Masyarakat Jawa [Indonesia] Adalah Masyarakat Yang Berakhlak Baik dan Pemurah

14.Sifat Zuhud Bukan Terletak Pada PakaianDan Penampilan, Tetapi Terletak Di Sini [Yakni Hati]

15.Keistimewaan Tidak Memberikan Arti Keutamaan

16.Waspada Terhadap Pemikiran Jumud [Kaku] Dari Madzhab-madzhab Perusak

17.Aku Marah Terhadap Murid Yang Tidak Sopan Ketika Membaca Wirid, Lebih-lebih Ketika Membaca Al-Quran

18.Menjadi Seorang Guru Bukan Dengan Warisan, Akan Tetapi Dengan Belajar Dan Menuntut Ilmu

19.Kunci Segala Rahasia Bersumber Pada Bacaan Shalawat Kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam

20.Seharusnya Seorang Santri Banyak Beribadah Untuk Menjaganya Dari Maksiat Dan Menguatkan Hafalannya

21.Jadikanlah Shalawat Kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam Senantiasa Berada Di Antara Kamu dan Munajatmu

22.Karena Satu Orang Maka Seribu Orang Dimuliakan

23.Dalam Perjalananku, Aku Selalu Membawa Kitab, Demi Mengikuti Jejak Ayahanda

24.Jangan Ikut Campur Dalam Urusan Politik, Engkau Lebih Mengerti Situasi Daerahmu

25.Amar Ma'ruf Nahi Mungkar Harus Dilakukan Dengan Sikap Bijak, Lembut Dan Bertahap

26.Kehidupan Yang Indah Adalah Jika Bisa Membantu Seseorang Dalam Beribadah Dan Melakukan Ketaatan

27.Aku Tidak Pernah Bosan Untuk Menyebarkan Ilmu, Walaupun Kepada Satu Orang

28.Orang Yang Tidak Bisa Memanfaatkan Kemuliaan Waktu Dan Tempat, SungguhIa Amat Merugi

29.Akhlak Lebih Didahulukan Daripada Ilmu

30.Kalian Harus Melanggengkan Bacaan Wirid, Sebab Wirid Dapat Menjadi tameng dan Perisai Diri

31.Kebiasaan Orang Mulia, Adalah Semulia-mulianya Kebiasaan

32.Siapa Saja Yang Memiliki Kitab Wiridku, Berarti Ia Telah Mendapatkan Ijazah. Ijazah Ini Bukan Dariku, tetapi Langsung Dari Para Pengarang Wirid-wirid tersebut

33.Surga Itu Tudak Gratis, Belilah Surga Itu Dengan Hartamu, Amalmu, Dan Dengan Tenagamu

34.Sesuatu Yang Tidak Kamu Ketahui, Maka Jangan Sekali-kali Kamu Menyentuhnya [mengerjakannya]

35.Ilmu Mudah Didapatkan, Tetapi Melayani [Khidmah] Kepada Ulama Susah Didapatkan.

Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad wa'ala alihi waashabihi....

Kamis, 25 Februari 2016

Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz: Menjelaskan Soal Imam Mahdi

Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz :"Kedatangan Imam Mahdi, (shalawat Allah untuknya dan semua nabi serta orang2 soleh lainnya) masuk dalam kategori hal2 yg ghaib tentang hal2 yg RasulAllah kabarkan pada kita. sama dengan kedatangan Dajjal dan Yajuj Majuj dan kembalinya Sayidina Isa bin Maryam atau Hari pembalasan. Kita harus mempercayai hal-hal ini karena RasulAllah telah mengatakannya.

Namun hal-hal ghaib(yang tidak terlihat) harusnya tidak mengalihkan kita dan mencegah kita dari mengerjakan kewajiban kita.Kita seharusnya tidak boleh tenggelam dalam kepercayaan yang tidak berdasar terkait hal tersebut. Orang-orang menjadi terobsesi dengan mimpi2 dan penglihatan tertentu sehingga menklaim bahwa bahwa mereka punya kedudukan tertentu atau bahwa Imam mhadi ada disuatu tempat tertentu. yang lainnya mengklaim mengetahui umur beliau sementara yang lainnya menolak keberadaan beliau sama sekali! Orang-orang cenderung teralihkan oleh hal-hal ini walaupun mereka tidak diminta untuk fokuskan diri mereka pada hal ini.

Kita harus bertanya, jika Imam al_Mahdi memang telah pernah datang di masa mereka, apakah orang-orang yang bicara banyak tentang beliau akan menjadi Pengikut/pendukung sejati beliau? atau akankah mereka menyerah pada keinginan rendah diri mereka atau delusi mereka sendiri dan gagal melakukannya?
Jika orang tidak mampu mendukung yang Nabi Muhammad sallahualaihi wasalam perjuangan pada diri mereka sendiri, keluarga mereka, dan dalam rumah tangga mereka maka ditakutkan mereka tidak akan bisa mendukung yang Allah dan RasulAllah inginkan saat Imam Mahdi datang.
Di waktu manapun kita hidup, kita harus taat pada perintah yang telah kita dapat lewat wahyu. Jika seseorang hidup dijaman Imam Mahdi datang maka adalah kewajiban baginya untuk mendukung 
Imam al-mahdi karena RasulAllah sallahualaihi wasalam dengan jelas menerangkan bahwa beliau akan menjadi pemimpin sejati orang-orang beriman.

Kita harus percaya pada kejadian2 dimasa depan yang Allah dan RasulNya telah kabarkan pada kita. kejadian-kejadian ini akan terjadi pada waktunya.
RasulAllah tidak merinci kapan Imam Mahdi akan datang atau kapan Sayidina isa akan kembali tapi kita sangat yakin bahwa hal-hal ini akan terjadi pada saat yang RasulAllah gambarkan.
Bukan tugas kita berspekulasi tentang waktu dan tempatnya beliau akan muncul, kecuali hal-hal yang dikabarkan khusus oleh beliau sallahualaihiwasalam dalam hadis. Kita tahu sebagai contoh, bahwa orang-orang yg pertama berbaiat pad abeliau adalah disebelah kabah, antara sudut dan maqam(tempat jejak kaki nabi ibrahim). ini telah di kabarkan dalam hadis sahih dan kita mempercayainya seperti yang telah diberitakan.

Kita harus sibukkan diri kita pada hal-hal yang telah diwajibkan untuk kita. Inilah yang akan menyenangkan Imam Mahdi saat beliau datang dan beginilah wujud dari mendukung beliau."
Allahuma soli ala sayidina Muhammad nabiyil umiy wa alihi wa shobihi wa salim
silahkan tag dan share

Selasa, 23 Februari 2016

Ad Du'a Silahul Mu'minin 2

DOA MENGUSIR NYAMUK

kitab An-Nawadir hal. 199

فائدة
لدفع البراغيث تقول : أيتها البراغيث السود ، إنكم فرقة من الجنود من عهد عاد وثمود ، أقسمت عليكم بالواحد المعبود ، تكونوا عن جلدي بعود أرسلت عليكم صاعقة مثل صاعقة عاد وثمود ، ولكم علي من العهود أن لا أقتل منكم والدا ولا مولودا ، انفروا فورا عجلا مرتين ، بارك الله فيكم

[ayyatuhal baroghitsus suud, innakum firqotum minal junuud, min 'ahdi 'aadin wa tasamuud, aqsamtu alaikum bil waahidil ma'buud, takuunuu ala jildii ba'uud, arsaltu alaikum shoiqotan mitsla sho'iqoti 'aadin watsamuud, walakum alayya minal uhuud, al laa uqtila mingkum walidan wamauluudan, infiruu fauron ajilan 2X baarokallohu fiikum].

Faedah untuk menolak nyamuk :
" Wahai nyamuk hitam, sesungguhnya kalian adalah satu golongan dari tentara dari zamannya kaum 'ad dan tsamud, aku bersumpah kepada kalian atas nama Allah yang maha Esa dan yang di sembah, jadilah kalian menjauh dari kulitku, aku utus kepada kalian satu teriakan seperti teriakan kepada kaum 'ad dan tsamud, bagi kalian terhadapku terdapat sebuah janji, yaitu aku tidak akan membunuh orang tua darimu tidak pula anak2mu, pergilah kalian saat ini juga secepatnya (dibaca 2 kali), semoga berkah Allah selalu bersama kalian.

Kitab Syarah Mandhumatil Adab 2/355

فائدة لطرد البراغيث ( فائدتان ) : ( الأولى ) روى المستغفري في الدعوات عن أبي ذر رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال { : إذا آذاك البرغوث فخذ قدحا من ماء واقرأ عليه سبع مرات { وما لنا أن لا نتوكل على الله } الآية .
فإن كنتم مؤمنين فكفوا شركم وآذاكم عنا ، ثم ترشه حول فراشك ، فإنك تبيت آمنا من شرها }
وروى الديلمي في مسند الفردوس مثله من حديث أبي الدرداء مرفوعا

Faedah utk menolak nyamuk
Al mustaghfiri meriwayatkan dalam kitab ad da'awat dari abi dzar rodhiyallohu anhu dari Nabi shollallohu alaihi wasallam berkata : ketika ada nyamuk yang menyakitimu maka ambillah satu cawan air kemudian bacalah padanya tujuh kali firman Allah surat ibrahim ayat 12

وَمَا لَنَا أَلَّا نَتَوَكَّلَ عَلَى اللَّهِ وَقَدْ هَدَانَا سُبُلَنَا وَلَنَصْبِرَنَّ عَلَى مَا آذَيْتُمُونَا وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُتَوَكِّلُونَ

"Mengapa kami tidak akan bertawakkal kepada Allah padahal Dia telah menunjukkan jalan kepada kami, dan kami sungguh-sungguh akan bersabar terhadap gangguan-gangguan yang kamu lakukan kepada kami. Dan hanya kepada Allah saja orang-orang yang bertawakkal itu, berserah diri".
Jika kalian beriman maka cukupkanlah keburukan dan perbuatan menyakiti kalian dari kami.kemudian airnya di siramkan di sekitar tempat tidur, sungguh kamu akan tidur malam dengan aman dari gangguan nyamuk"

Hadits ini juga di riwayatkan oleh ad dailami dalam kitab musnad firdaus dari hadisnya abud darda' secara marfu'.

wallohu a'lam

Sumber : http://www.piss-ktb.com/2015/04/4172-lain-lain-doa-dan-tips-pengusir.html

posted from Bloggeroid

Sabtu, 20 Februari 2016

Ad Du'a Silahul Mu'minin 1

Doa pagi ini,

اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتِي الَّتِي فِيهَا مَعَادِي وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ

Ya Allah ya Tuhanku, perbaikilah bagiku agamaku sebagai benteng urusanku; perbaikilah bagiku duniaku yang menjadi tempat kehidupanku; perbaikilah bagiku akhiratku yang menjadi tempat kembaliku! Jadikanlah ya Allah kehidupan ini mempunyai nilai tambah bagiku dalam segala kebaikan dan jadikanlah kematianku sebagai kebebasanku dari segala kejahatan.

posted from Bloggeroid

Kunci Tempat Rahasia “Miftah al-Sarair”

Sayyidi Habib Umar bin Hafidz:

(Mengomentari “Miftah al-Sarair” - “Kunci tempat rahasia ") dalam kitab karya kakek buyutnya al imam Shaykh Abu Bakar bin Salim)..
(Bagian ke 2)..

Ketaatan

Seorang saleh berkata: "Seorang hamba tidak memuliakan dirinya dengan sesuatu yang lebih besar dari pada ketaatan kepada Allah.
Seorang hamba tidak merendahkan diri dengan apa pun yang lebih besar dari pada ketidaktaatan kepada Allah".

Jika Anda menganggap remeh tindak ketidaktaatan sekecil apapun, hukuman bagi anda akan lebih besar.
Jika Anda tidak memikirkan, tidak menganggap ada tindakan ketaatan (amal baik) sekecil apapun maka pahala nya akan lebih besar.

Jika Anda merasa bangga dengan tindakan ketaatan anda maka pahala bagi amal itu akan dikurangi atau dihapus seluruhnya.
Jika Anda takut pada Allah setelah melakukan tindakan pembangkangan, hukuman akan dikurangi atau Allah akan mengabaikan perbuatan itu.

Syaikh Abu Bakar bin Salim (semoga Allah menyayanginya) mengibaratkan tindakan ketaatan (taqwa) ibarat pakaian. Setiap kali Anda melakukan suatu tindakan ketaatan itu seolah-olah Anda menghiasi diri dengan pakaian baru. Setiap pakaian memiliki cahaya tertentu, gelar dan penghargaan. cahayanya akan terwujud pada hari kiamat. Allah berfirman:.
يا بني آدم قد أنزلنا عليكم لباسا يواري سوآتكم وريشا ۖ ولباس التقوى ذلك خير ۚ ذلك من آيات الله لعلهم يذكرون

Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. "Dan pakaian takwa itulah yang paling baik". Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.

posted from Bloggeroid

Jumat, 19 Februari 2016

Vitamin A untuk Anak

VITAMIN A UNTUK ANAK KITA

Narasumber: Elly Risman, Psi.
(Direktur dan Psikolog Yayasan Kita dan Buah Hati)

Tantangan zaman yang luar biasa berat bagi anak-anak kita saat ini membutuhkan Vitamin A (Ayah) yang memiliki peranan sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak.

Ayah…
Engkaulah nahkoda, penentu Garis Besar Haluan Keluarga, engkau yang menentukan kemana keluarga kita akan kau bawa.

Engkau bukan hanya pencari rizki yang penuh berkah, yang menyediakan makanan lezat dan pakaian yang hangat, serta rumah dan isinya yang tak mudah berkarat, bagi kami kau adalah pembimbing anak dan istri yang hebat.

Ayah...
Engkau adalah pembuat kebijakan dan peraturan, engkau pula yang menentukan standar keberhasilan.

Ayah..
Engkau senantiasa melakukan pemantauan dan perawatan terhadap kami dan harta benda yang kau titipkan.

Ayah..
Luangkan waktumu lebih banyak lagi ya. Obrolan sederhana yang kau bangun dengan anak kita, membuat ia menjadi anak yang:
- Tumbuh menjadi orang dewasa yang suka menghibur.
- Punya harga diri yang tinggi.
- Prestasi akademis di atas rata-rata, dan
- Lebih pandai bergaul.

Ayah lain yang kurang ngobrol dan bercengkrama dengan anak, ternyata menyebabkan anak perempuannya:
- Cenderung mudah jatuh cinta dan mencari penerimaan dari laki-laki lain.
- 7-8 kali lebih mungkin memiliki anak diluar pernikahan.
- Cenderung suka lelaki yang jauh lebih tua, dan
- Cenderung lebih mudah bercerai.

Ternyata hal ini berlaku pada anak perempuan dari latar belakang sosial ekonomi apapun.

Sedangkan anak laki-laki yang jarang diajak ngobrol oleh ayahnya:
- Lebih beresiko terlibat pornografi, narkoba, dan tindak kriminal.
- Cenderung lebih cepat puber di usia yang lebih muda.
- Cenderung join a gang, dan
- Cenderung menemui kesulitan mendapatkan atau mempertahankan pekerjaan di masa dewasa.

Ciri anak yang kekurangan vitamin A adalah lebih rentan terhadap peer pressure.

Ayah…
Ingat yuk peran kita sebagai orangtua; anak itu AMANAH; kita mendapatkan tugas dari Allah untuk mengasuh dan membesarkan anak dengan baik dan benar. Sebab itu butuh perjuangan (pikir, rasa, jiwa, tenaga, waktu dan biaya).

Ayah…
Yuk pimpin keluarga dengan membuat Visi Pengasuhan bersama Ibu. Visi membuat Ayah dan Ibu lebih mudah mengayuh bahtera keluarga bersama-sama.

Keluarga Nabi Ibrahim (QS Ibrahim: 35-37) mempunyai misi:
- Penyelamatan aqidah.
- Pembiasaan ibadah.
- Pembentukan akhakul karimah dan
- Pengajaran lifeskill (entrepreneur).

Sedangkan Visi Keluarga Imran (QS Ali Imran: 35), yakni menciptakan hamba Allah yang taat.

Ayah…
Mari kita terus perbaiki pola pengasuhan selama ini. Anak kita perlu mendapat validasi dari kita agar ia tidak perlu mencari dari orang lain. Ia membutuhkan 3P:
- Penerimaan.
- Penghargaan, dan
- Pujian.

Ayah..
Mari kita bedakan pola pengasuhan anak laki-laki dan perempuan kita, sebab:

- Otak mereka berbeda.
- Tugas dan tanggung jawab mereka kelak dewasa juga berbeda.
Sehingga, tujuan pengasuhannya pun berbeda. Anak laki-laki kita kelak mengemban tanggungjawab yang lebih besar daripada anak perempuan kita. Selain menjadi hamba yang bertakwa dan berperan di masyarakat, anak laki-laki kita kelak akan menadi pendidik dan pengayom keluarga.

Ayah…
Penting sekali vitamin A bagi anak; bukan hanya meluangkan ‘waktu lebih’, tapi kuantitas dan kualitas berjalan seimbang. Tidak hanya terlibat secara fisik, tapi melakukan authoritative parenting (kasih sayang tinggi – tuntutan tinggi, yakni orangtua memberikan dorongan, dukungan, perhatian dan menawarkan perhatian tanpa kekerasan).

Ayah…
Biasakan tanya perasaan anak kita setiap hari ya, itu berarti kau sedang membangun kekuatan emosi dan kedekatan batin dengan mereka. Ingat PERASAAN ya Yah...!

Biarkan dirimu menjadi tempat curhat anak-anakmu, tempat mereka meluapkan perasaannya. Kalian bisa ngobrol tentang apa saja, tentang hal-hal yang pribadi, tentang hal yang menyenangkan, tentang kesulitan yang dialami, tentang hal yang yang dianggap tabu dan menjadi tantangan anak zaman sekarang.

Ayah…
Berikan pondasi bagi anak-anakmu agar kelak mereka kuat dan mampu berdiri sendiri dengan arif dan disayangi banyak orang.

Ayah..
Peranmu tak tergantikan untuk membantu Ibu membesarkan anak yang sehat dan bahagia, yang nantinya akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan kestabilan Negara.

Pesan Rasul tercinta, manusia yang baik adalah mereka yang paling baik kepada KELUARGA.
posted from Bloggeroid

Di Sepertiga Malam Terakhir

ينزل ربنا تبارك وتعالى إلى السماء الدنيا كل ليلة حين يبقى ثلث الليل الآخر فيقول: من يدعوني فأستجيب له، من يسألني فأعطيه، من يستغفرني فأغفر له، حتى ينفجر الفجر

“Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia setiap sepertiga malam akhir.
Ia lalu berkata:r
"Barangsiapa yang berdoa, akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku akan Aku beri. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni. Hingga terbit fajar‘ ” (HR. Bukhari 1145, Muslim 758)

Yaa..... Allooh....
Di malam yg telah Engkau janjikan dan malam yg disukai para kekasih-Mu ini aku memohon....

Berilah kekuatan iman, taqwa dan kesabaran kepadaku, keluargaku dan seluruh sahabatku beserta keluarganya

Yaa.... Allooh....
Berilah keistiqomah beribadah kepadaku, keluargaku dan seluruh sahabatku beserta keluarganya

Yaa..... Allooh.....
Jadikanlah keluargaku dan keluarga sahabatku keluarga yang barokah, sakinah, mawadah wa rohmah

Yaa.... Allooh
Berilah kepadaku dan sahabatku keturunan yg sholih dan sholihah, 'aliim, cerdas, bermanfaat dan Bedjo dunyo akhirot

Yaa.... Allooh
Berilah kepadaku dan sahabatku rizqi yg buuanyak yg berkah dan bermanfaat

Yaa.... Allooh....
Bila rizqiku dan sahabatku masih dilangit turunkanlah, bila masih didalam bumi munculkanlah, bila masih jauuuh dekatkanlah, bila masih sulit permudahkanlah, bila masih kotor sucikanlah

Yaa..... Allooh.....
Berikanlah kepadaku, keluargaku dan sahabatku beserta keluarganya kemudahan untuk ber-Haji, umroh, haji, umroh, haji, umroh, haji, umroh

Aamiin.....yaa..... Robbal'alamin....

posted from Bloggeroid

Kamis, 18 Februari 2016

DZIKIR Untuk Hilangkan Kegelisahan.

🍏🍎🍊🍒🍅 >> 💝💚
Dzikir apa yang harus di baca untuk menghilangkan kegelisahan pikiran dan menenangkan hati?,

Sayyidī الحبيب عمر بن حفيظ - Habib Umar Bin Hafidz:

1. Sering baca:اللهُ مَعِيْ، اللهُ شَاهِدِيْ، اللهُ حَاضِرِيْ، اللهُ قَرِيْبٌ مِنِّيْ، اللهُ نَاظِرٌ إلَيَّAllāhu ma’ī, Allāhu shāhidī, Allāhu hāḍirī, Allāhu qarībun minnī, Allāh naẓirun ilayya.
Allah bersamaku, Allah Saksiku, Allah hadir, Allah dekat dariku, Allah Melihatku..

2. Baca 100x dalam sehariهُوَ اللهُ الَّذي لا إِلهَ إِلا هو عَالِمُ الغَيْبِ والشَّهادَةِ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيم Huw’Allāhu’lladhī lā ilāha illā hu, ‘Ālimu’l ghaybi wash-shahādah, Hu arrahmānu’ rahīm
Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
(Al-Ḥashr, 59:22)

3. Limpahkan sholawat pada Rasulullah S.A.W, dan selagi bersholawat bayangkan kalau anda lagi berada didepan ka'bah atau di rawdah yang diberkahi (t4 di masjid nabawi, antara kubur dan mihrab)...

Semoga Allah menenangkan dan mengabulkan doa kita..
Aamiin..

posted from Bloggeroid

Dzikrullah

Ibadah ringan dilakukan tapi perlu upaya keras untuk membiasakan secara terus menerus.

Amal ibadah yang tidak ada seorangpun yang tahu (sirri) melainkan Allah SWT. dengannya seseorang akan ringan menata keikhlasan ibadah.

Amal ibadah yang tidak membutuhkan sarana lahir / dohir namun berpengaruh dalam kehidupan lahir / dohir.

Ibadah yang langsung diperintahkan Allah dalam Al-Qur'an sebagai penenang, penawar dan obat hati.

Amal ibadah yang hanya dimiliki oleh para kekasih Allah yang sebenarnya bukan orang yang pura-puara mendekat padaNya.

Amal ibadah seoarang hamba yang larut dalam cinta dan kerinduan, seorang hamba yang takut serta berharap besar akan rahmatNya.

Dzikrullah yang senantiasa bersuara dihati SEORANG HAMBA.

Sungguh jika seseorang melakukannya tiada orang yang mengetuhui,

posted from Bloggeroid